Mama Razin (Ilma Hidayati Purnomo)

Rumitnya Daftar Asuransi Mobil di Amerika

Melanjutkan postingan sebelumnya soal hal-hal yang berkaitan dengan beli mobil di Amerika, setelah bahas soal buat SIM, sekarang saatnya bahas soal asuransi mobil.

State farm, geico, metromile, united auto insurance

Buat ngurus satu ini sebenernya gampang-gampang susah. Gampang, karena kita bisa beli online cukup isi form aja dan voila! mobil sudah terasuransi. Yang susah, risetnya wkwk.

Disclaimer: kata pak suami perbedaan birokrasi di Indonesia dan di USA: kalau di Indonesia, kita bakalan dioper ke satu orang, ke orang lain lagi, dst. Baru bisa mulus kalau pake pelancar (uang). Kalau di sini, birokrasinya terletak dari kemampuan kita memahami berbagai petunjuk yang bikin pusing dan kesabaran buat nyari info (salah satunya, nunggu telpon kita diangkat sama representative yang bisa makan waktu sejam!). Pelancarnya apa? Kalau konsumen udah marah-marah bwahaha. Dan di sini, kalau kita perlu info lebih lanjut, hanya bisa dilakukan lewat telpon. Gak bisa dateng langsung ke tempatnya. Gak bakalan diizinin masuk kalau gak punya janji. 

Apa aja yang kita perlukan dalam riset mencari asuransi mobil yang tepat?

1. Pemahaman istilah asuransi

Apa aja istilah yang temen-temen tau dalam asuransi? Premi? Ada lagi? Kayaknya di Indonesia gak begitu ribet, ya. Nah, kalau di sini lumayan rumit dan kita sebagai pemegang asuransi, wajib tau beberapa istilah ini biar gak salah beli asuransi atau tiba-tiba bingung, kok aku keluar uang banyak, ya? Ini dia beberapa daftar istilah yang wajib paham.

a. Assured: orang yang diasuransikan atau pemegang polis.
b. At-fault: orang yang bersalah dalam kecelakaan lalu lintas (pihak penyebab).
c. Bodily injury: luka fisik akibat kecelakaan.
d. Coverage: hal-hal yang di-cover asuransi.
e. Deductible: uang yang harus kita bayarkan sebagai pemegang polis, sebelum ditanggung sama asuransi. Misal, dalam polis tertera $500 deductible dan kita terlibat dalam kecelakaan yang mengakibatkan kerusakan setara $5000, maka kita bayar dari dompet kita sejumlah $500 dan sisanya ($4500) ditanggung asuransi atau sampai batas polis.
f. Liability: pihak yang bertanggung jawab menanggung kerusakan atau luka fisik.
g. Premium: uang yang kita bayarin secara rutin untuk mendapat pertanggungan dari asuransi.
h. Quote: rancangan bayar dan coverage asuransi.

2. Pemahaman fungsi asuransi mobil dan batas minimum yang ditetapkan oleh negara bagian

Kalau yang dari temen-temen tau, fungsi asuransi mobil di Indonesia apa, sih? Melindungi mobil yang kita miliki, kan? Jadi kalau kita ketabrak, kita bisa klaim terus mobil kita diperbaiki oleh polis asuransi yang kita miliki. Nah, kalau kecelakaanya melibatkan dua pihak, ya, masing-masing pihak hubungi perusahaan asuransi masing-masing dan betulin mobil masing-masing. Iya, kan? Di Amerika, beda banget, Guys!

Kita punya asuransi mobil, buat bayarin kesalahan kita! Jadi, kalau kita nabrak orang atau properti orang, asuransi kita yang bayarin, ganti kerusakan yang kita buat. Lah, kalau mobil kita yang penyok, gimana? Tergantung polisnya, ada coverage buat mobil sendiri apa nggak. Kalau kita yang ketabrak, gimana? Itu dia urusan sulit. Kita jadi harus minta sama yang nabrak kita buat hubungin pihak asuransinya buat bayarin kita. Alamak, ribet!

Berikut ini batas minimum coverage yang harus ada di polis asuransi mobil kita yang diatur oleh negara bagian:

a. Bodily injury

Kalau kita nabrak mobil orang dan pengemudinya terluka, kita bertanggung jawab atas kerusakannya. mulai dari biaya rumah sakit, kehilangan gaji, hingga semua penderitannya (alay gini yak wkwk). Batas minimum dari state adalah $25000/$50000. Maksudnya adalah, batas maksimal pertanggungan asuransi sebesar $25000 untuk satu orang terluka dan $50000 untuk satu kejadian kecelakaan.

Kasus nyatanya, misal lagi nyetir terus ngeliat ponsel, setu detik kemudian ga sadar ada mobil berhenti di depan kita. Jder! Nabrak. Ada pengemudi di dalam mobil yang ditabrak. Dia luka. Harus ke RS terus biayanya $20000. Nah kita punya limit sampai $25000 perorang. Jadi masih di-cover.

b. Property damage

Nah yang ini kalau kita nabrak properti orang (termasuk mobil orang lain) dan menimbulkan kerusakan. Batas minimum dari state adalah $20000. 

c. Uninsured motorist bodily injury

Kalau yang ini, batas maksimal pertanggungan asuransi terhadap kita dan penumpang kita kalau ditabrak sama orang yang gak punya asuransi, punya asuransi tapi limit-nya rendah, atau kita kena tabrak lari. Batas minimum dari state adalah $25000/$50000. Maksudnya adalah, batas maksimal pertanggungan asuransi sebesar $25000 untuk satu orang terluka dan $50000 untuk satu kejadian kecelakaan.

Batas ini gak boleh lebih tinggi dari bodily injury (poin a). 

d. Uninsured motorist property damage

Terakhir, ini batas maksimal pertanggungan asuransi kalau mobil kita ketabrak sama orang yang gak punya asuransi, puny asuransi tapi limit-nya rendah, atau tabrak lari, dengan catatan mobilnya doang yang rusak. Batas minimum dari state adalah $15000/$250 deductible

Kasus nyatanya gini: lagi di parkiran ditabrak orang. Ternyata orangnya gak puny asuransi. Biaya perbaikan mobil kita sampai $7000. Nah, kita bayar $250, sisanya ($6750) ditanggung sama asuransi.

Selain empat poin di atas, masih ada coverage lainnya, misalnya untuk kerusakan mobil karena bencana alam, tabrakan, hingga penggantian biaya rental mobil selama mobil kita masih diperbaiki di bengkel. Tapi, kalau kita masukin semua coverage itu, biaya premi yang kita bayarin jadi semakin mahal. Termasuk untuk coverage yang memuat deductible. Kalau semakin kecil deductible-nya, berarti perusahaan asuransi bakal bayar lebih besar, otomatis premi yang dibayar jadi lebih besar juga.

Sampai sini udah pusing? Wkwk. Kolom komentar dan medsosku terbuka untuk semua pertanyaan, ya!

3. Menyesuaikan kebutuhan kita

Inilah yang paling penting, kebutuhan kita soal asuransi ini apa, sih? Sekedar legal (asal punya asuransi tapi gak memenuhi standar minimal), memenuhi standar minimal, atau malah pingin semua enak? Bagi kami sih, paling nggak memenuhi standar minimal, tapi harganya masuk akal.

Nah, selain ada jenis asuransi otomotif yang konvensional (bayar premi perbulan), ada juga istilah asuransi milewise. Jenis asuransi ini cocok untuk orang yang jarang pake mobilnya. Jadi, kami cukup bayar bulanan yang gak terlalu mahal, ditambah biaya per mile (satuan jarak, 1 mile = 1.6 km). Taunya mobil udah dipakai berapa mile gimana? Kita dikirimin alat dari asuransinya untuk dipasang di mobil untuk merekam data perjalanan kita.

Kami pilih auto insurance Metromile. Biayanya cuma $70 perbulan, plus 20cent/mile. Dibanding asuransi konvensional, ini jauh lebih murah. Asuransi konvensional dengan coverage yang serupa, preminya mencapai $130 perbulan. 

Selanjutnya, aku mau cerita gimana aku daftar asuransinya. Kita cukup masuk ke situsnya aja. Tinggal cari auto insurance Illinois (ata ganti nama negara bagiannya), nanti muncul deh perusahaan-perusahaan asuransi. Tinggal cari bagian free quote (minta daftar harga). Masukin data diri yang baik dan benar, nggak boleh asal. Tenang, insya Allah data diri aman. Paling kena serangan promosi aja heu.

Yang kerennya adalah, waktu aku masukin alamat apartemen, otomatis keluar data mobil yang terdaftar dengan alamat ini. Di sini semua data emang terpusat banget, ya. Bahkan bisa diakses oleh pihak ketiga (perusahaan asuransi).

Setelah keluar quote-nya dan merasa cocok, bayar deh pakai kartu kredit. Di sini, segala hal dibayar pakai kartu kredit, Guys. Jadi, jangan kaget, ya. Terutama buat orang yang menganggap kartu kredit itu haram.

Setelah itu, keluar deh file pdf polis asuransi yang menunjukkan kita terdaftar di asuransi itu. File ini yang ditunjukin ke kantor DMV kalau mau buat SIM. Semua saling terhubung gitu, deh...

Udah kelar urusan mobil? Beloom. Masih ada lagi wakakak. Ginian aku urus sampai pusing-pusing dewe...

Sebelumnya: Semua Hal yang Harus Diketahui Buat SIM dan Beli Mobil di Amerika (Bagian 1)

Lanjutan: BPKB Mobil di Amerika dan Perpanjangan Sticker (Bagian 3)

Ilma Purnomo (Mama Razin)
Perempuan Indonesia yang saat ini tinggal di Chicago, USA, menemani suami kuliah doktoral. Seorang ibu rumah tangga yang disibukkan oleh dua putranya (Razin dan Zayn). Suka menulis dan belajar hal baru.

Related Posts

Posting Komentar