Mama Razin (Ilma Hidayati Purnomo)

Miris! Arsenal Kalah dari Tim Skotlandia

Hai, sobat Mamz! Mama Razin lagi penasaran, apa sih berita yang lagi santer ditanyain ke Mbah Google. Ternyata pertandingan sepakbola antara klub Arsenal dan klub Hibernian. Mama Razin sendiri bukan orang yang mengikuti berita sports, tapi ada hal yang menggelitik dari pertandingan ini.

Latar belakang pertandingan

Kompetisi Liga Inggris atau Premier League tahun ini akan segera digelar. Arsenal sedang melakukan persiapan dalam menghadapinya. Oleh karena itu, klub ini menggelar pertandingan persahabatan dengan klub di luar Inggris.

The Gunners, sapaan tim asal London, berkunjung ke kota Eidenburgh, Skotlandia. Tim ini melakukan pertandingan uji coba dengan klub setempat di Stadion Easter Road. Hibernian FC menyambut baik kesempatan emas ini untuk mencicipi kompetisi dengan klub sekelas Arsenal.

Pertandingan Arsenal melawan Hibernian ini merupakan laga pramusim pertama bagi Arsenal. Sebagai pemanasan, tim ini tentu mempersiapkan teknik dan strategi terbaiknya untuk mengalahkan tim manapun yang menjadi lawannya.

Hasil pertandingan

Dalam laga yang digelar pada Rabu 14 Juli 2021 ini, sebuah klub tidak terkenal seperti Hibernian mampu menekuk lutut klub besar seperti Arsenal. Klub ini harus menerima kekalahan dengan skor 1-2 atas Hibernian.

Gol pertama dibuat oleh striker Martin Boyle di menit ke-21. Gol yang dicetak ini termasuk konyol karena dilakukan dengan jarak dekat dan gawang terbuka lebar. Lho, kipernya ke mana?

Arthur Okonkwo, kiper muda tim Arsenal, saat itu tengah melakukan antisipasi dengan memblokir striker klub Hibernian. Sayangnya, ia justru melakukan blunder yang fatal. Kesempatan ini dimanfaatkan Martin Boyle untuk menorehkan namanya di papan skor.

Gawang milik klub Arsenal kembali ditembus oleh Daniel MacKay di menit ke-69. MacKay melakukan sundulan bola di dekat sudut gawang hingga tercetaklah skor kedua bagi tim Hibernian ini.

Arsenal tentu tidak mau pulang dengan skor kosong. Di menit ke-82, Emile Smith Rowe mencetak gol setelah mendapat umpan dari Hector Bellerin. Bola langsung ditembak menembus gawang.

Komentar pertandingan

Sebetulnya, Arsenal bukannya tidak berusaha mencetak gol selama pertandingan. Klub yang dilatih oleh Mikel Arteta ini 19 kali melepaskan tembakan ke gawang.

Arsenal bahkan mendapat kesempatan penalti di menit ke-72 akibat pelanggaran pemain Hibernian di kotak terlarang. Namun, Nicolas Pepe tidak mampu mencetak gol dalam peluang emas ini. Tendangannya dibendung oleh kiper klub Hibernian, Kevin Dubrowski.

Ada beberapa hal yang disayangkan dari pertandingan ini. Pertama, penempatan kiper muda Arsenal dalam laga ini. Arthur Okonkwo baru saja menandatangani kontrak dan tampil perdana dengan tim senior di pertandingan ini.

Kiper berusia 19 tahun ini tampak grogi dan kurang percaya diri ketika gawang dibobol oleh striker klub Hibernian. Gerakannya dalam mengantisipasi lawan malah terlihat setengah-setengah. Pantas saja Martin Boyle mantap menendangkan bola ke gawang.

Kedua, kegagalan Eddie Nketiah dalam mencetak gol di menit ke-4. Saat itu, ia telah berhasil mencuri bola dari bek Hibernian hingga tinggal berhadapan dengan kiper. Sayangnya, tendangan bolanya justru melebar di sisi gawang dan gagal mencetak skor.

Ketiga, lemahnya pertahanan dari tim Arsenal dalam mencegah Daniel MacKay untuk mencetak gol. Bayangkan, tim Arsenal dengan pemain-pemain seniornya tidak mampu mengantisipasi gol dari klub antah berantah dari Skotlandia. Tentu hal ini menyisakan tanda tanya, bagaimana strategi dan koordinasi klub Arsenal, wahai pelatih Mikel Arteta? Anak buahmu ini, lho!

Terakhir, kegagalan Nicolas Pepe dalam mencetak gol dalam penalti. Hal ini sangat disayangkan mengingat Nicolas Pepe adalah salah satu pemain senior. Akan tetapi, ternyata ia tak mampu menggunakan kesempatan emas ini dalam mencetak gol.

Kalau penasaran mau liat kompilasi golnya, bisa cek video ini.

Komentar untuk pelatih

Hal yang umum kalau ada tim terkenal kalah dalam pertandingan, pelatih klub jadi sorotan. Bahkan tagar Arteta Out (meminta sang pelatih untuk mundur) pun cukup ramai menghiasi jagad Twitter.

Seperti yang udah Mama Razin ulas di atas, sepertinya Mikel Arteta perlu melatih pemainnya untuk lebih mampu berkoordinasi dan membuat strategi handal dalam mencegah lawan mencetak gol. Kalau tim tidak terkenal dari Skotlandia saja bisa mengalahkan Arsenal, bagaimana dengan pertandingan sebenarnya di musim Liga Inggris? Wah, bisa habis.

Tapi Mikel Arteta rupanya bersikap sportif. Ia tak membuat pembenaran apapun atas kekalahan timnya. Ia mengakui kebobolan gol pertama oleh klub Hibernian. Sedangkan yang kedua adalah offside.

Ia mengaku senang dengan debut beberapa pemain muda di pertandingan perdana ini. Mudah-mudahan ke depannya, tim ini mampu memperkuat pertahanan, strategi dan koordinasinya ya, sobat Mamz.

Tentang Hibernian Footbal Club

Sobat Mamz, jadi penasaran gak sih, klub Hibernian itu kayak gimana? Kalau Arsenal sepertinya gak perlu dibahas lah, ya. Kan dia klub terkenal dunia. Nah, Mama Razin cari tau klub yang bisa ngalahin Arsenal ini macam apa wkwk. 

Ternyata klub yang berbasis di Edinburgh, Skotlandia ini sudah didirikan sejak 1875. Klub ini juga aktif mengikuti pertandingan liga khusus wilayah Skotlandia. Yang teranyar, Hibs, sebutan klub ini, memenangkan Scottish Cup 2015-2016.

Secara peringkat UEFA, klub ini jauh sekali dari Arsenal. Hibernian FC menduduki posisi 222 sedangkan Arsenal FC menduduk posisi 23. Jelas, mereka sebetulnya bukan lawan sepadan. Yah anggap aja, Arsenal masih belum menunjukkan taringnya di laga persahabatan kemarin. Semoga ini juga jadi pelajaran baik buat pemainnya dan pelatihnya. Siapa fans Arsenal di sini? Ngacung! 

Ilma Purnomo (Mama Razin)
Perempuan Indonesia yang saat ini tinggal di Chicago, USA, menemani suami kuliah doktoral. Seorang ibu rumah tangga yang disibukkan oleh dua putranya (Razin dan Zayn). Suka menulis dan belajar hal baru.

Related Posts

6 komentar

  1. Kadangnih ya... Sifat congkak klub besar itu muncul, kala bertemu muka dengan klub antah berantah. Jadi permainan mereka cenderung setengah hati, tidak full power. Ya jadinya gitu. Salut sama pelatihnya Arsenal.
    Untung aku bukan fans Arsenal wkwk
    Setelah ini Hibs langsung naik daun.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah bener juga. Ya mudah-mudahan tim arsenal jadi belajar dari kesalahan

      Hapus
  2. Serasa terbawa arus saat pertandingan ya mbak. Masha Allah, sejujurnya aku nggak faham soal bola. Hhhha, nggak punya tivi lagi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Samaa. Aku juga ga punya tv wkwk. Sekarang update modal YouTube ajaa

      Hapus
  3. Wah, liputannya lengkap nih. Pas, buat saya yang memang kelewatan waktu club' ini bertanding. Thank you kak

    BalasHapus

Posting Komentar